Aksi ini dilakukan, karena para pekerja ini merasa telah dilecehkan oleh Albertus yang telah mengeluarkan kata-kata kotor berupa cacian terhadap para pekerja. Padahal mereka hanya datang mengecek upah mereka sebagai petugas kebersihan selama berlangsungnya event Musabaqah Tilawatilquran yang berlangsung di kota Dobo, beberapa waktu lalu.
Selain itu, dalam orasi ini, para pekerja menuntut upah mereka, karena sudah tertunda selam tiga bulan. “ Kami minta DPRD Aru sebagai repsentasi masyarakat untuk merekomendasi kepada bupati setenmpat, untuk segera mencopot Albertus Sarko.” Teriak salah satu pendemo dalam orasinya.
Sementara itu, salah satu pekerja lepas, Norberta Farneubun, kepada pers, mengatakan, mereka sudah tiga bulan ini belum juga terima upah. Bahkan honor mereka terkait kebersihan lokasi arena MTQ dan perkampungan pelejar tempat menginap semua kafilah belum juga dibaya. ” Kami merasa di tipu oleh Albertus dengan hanya memberikan Rp. 50.000 untuk jasa kebersihan di dua lokasi selama MTQ berlangsung,” jelasnya. (admin)
Selain itu, dalam orasi ini, para pekerja menuntut upah mereka, karena sudah tertunda selam tiga bulan. “ Kami minta DPRD Aru sebagai repsentasi masyarakat untuk merekomendasi kepada bupati setenmpat, untuk segera mencopot Albertus Sarko.” Teriak salah satu pendemo dalam orasinya.
Sementara itu, salah satu pekerja lepas, Norberta Farneubun, kepada pers, mengatakan, mereka sudah tiga bulan ini belum juga terima upah. Bahkan honor mereka terkait kebersihan lokasi arena MTQ dan perkampungan pelejar tempat menginap semua kafilah belum juga dibaya. ” Kami merasa di tipu oleh Albertus dengan hanya memberikan Rp. 50.000 untuk jasa kebersihan di dua lokasi selama MTQ berlangsung,” jelasnya. (admin)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar